Kekuatan Imajinasi


Bermainlah dengan Imajinasi!

’’Imajinasi merupakan potensi yang diberikan Tuhan kepada manusia untuk menangkap dan memahami segala hal yang tidak bisa dipahami akal.’’ (Ibn Al-Arabi dalam Musa Ismail, 2007:86).

’’Imajinasi yang jelas, menghasilkan kenyataan’’ (dari pepatah Latin: Fortis imaginatio generat casum).

 

Mungkin Anda pernah melihat aktivitas aneh anak. Aktivitas tersebut kita anggap sanggap mengganggu. Bahkan, mungkin Kita sering memandang remeh dengan penghayal atau pelamun. Seorang anak seusia pelajar SMP—sambil berbaring atau duduk—tiba-tiba mempermainkan gesturnya. Kedua tangan membentuk suatu gerakan tertentu. Raut wajah mengekspresikan suatu peristiwa, suasana, dan lakaran yang beragam. Suatu kesalahan besar jika Anda menganggap itu suatu keanehan, kekurangan, apalagi kelainan kejiwaan. Sebenarnya, aktivitas tersebut merupakan salah satu pelatihan sistem saraf untuk menumbuhkembangkan tingkat kecerdasan. Selanjutnya, akan merefleksikannya menjadi kenyataan.

Saya bertanya kepada anak tersebut apa gerangan yang menyebabkan dia berbuat demikian. Anak tersebut menjawab dengan keyakinan, ’’Iqbal sedang menciptakan film kartun.’’ Wah, suatu imajinasi yang mengagumkan. Ingat pada Walt Disney? Beliau telah menciptakan tokoh-tokoh kartun yang fenomenal hingga kini.

’’Energi mengikuti imajinasi,’’ begitu kata Albert Einstein. Imajinasi memang dahsyat. Struktur tubuh manusia terdiri dari kebatan energi. Energi inilah yang akan menggerakkan, menghidupkan, dan membangunkan aktivitas kita. Ternyata, memang benar, semua aktivitas itu didorong oleh kekuatan imajinasi. Pesawat terbang terwujud karena kekuatan imajinasi dua bersaudara, Wright. Lalu, tercipta kapal selam dan pesawat luar angkasa. Sebenarnya, sebelum itu, Jules Verne telah menuangkan dalam novelnya, 20.000 Mil di Bawah Permukaan Laut, Mengelilingi Dunia dalam 80 Hari, dan Perjalanan ke Bulan. Dari kekuatan imajinasi sajak-sajak sang penyair, Muhammad Iqbal, lahirlah negara Islam, Pakistan. Begitulah energi mengikuti imajinasi.

Pada suatu hari, Dr Norman V. Pealle bertanya pada Roger Ferger redaktur surat kabar terkenal ’’Enquerer’’ di Cincinati Amerika Serikat:

”Bagaimana caranya Anda bisa menjadi redaktur surat kabar terkenal ini?’’ Ketika itu, mereka sedang berada di depan gedung penerbitan surat kabar tersebut.

Tuan Ferger berkata, ”Anda lihat ke jendela itu. Beberapa tahun yang lalu, sebagai seorang anak muda, saya berdiri di tempat ini. Saya memandang ke jendela itu. Saya lihat seseorang sedang duduk di sana di depan meja tulis. Dia adalah redaktur surat kabar ini. Saya selalu membayangkan bahwa yang duduk di sana adalah saya. Saya membayangkan diri saya di tempat jabatan itu dan dengan tekun berusaha untuk meraih jabatan tersebut. Demikianlah akhirnya saya menjadi redaktur surat kabar ini.’’

Siapa yang tak kenal Arnold Schwarzenegger: binaragawan, aktor terkenal, dan Gubernur California. Dia berkata, latihan beban hanya merupakan kelanjutan dari visualisasi. Selama fikiran kita mampu membayangkan bahwa kita mampu melakukan sesuatu, maka Anda pasti akan bisa melakukannya. Saya selalu berusaha memvisualisasikan diri sebelum melakukan sesuatu yang penting. Kalau hal itu bisa saya lakukan, maka keberhasilan sebenarnya sudah berada ditangan’’.

Anda bisa melibatkan imajinasi dengan banyak cara ketika Anda mencoba mengingat sesuatu:

  •     Melebih-lebihkan. Semakin Anda mendramatisir informasi yang ingin Anda ingat, semakin mudah informasi tersebut melekat di dalam ingatan Anda. Ini karena Anda membuatnya lebih menarik bagi otak Anda yang sangat hidup.
  •     Humor. Seperti cara melebih-lebihkan, semakin lucu dan konyol informasi yang ingin Anda ingat, ia semakin menarik bagi imajinasi Anda. Humor adalah tanda khas dari akal yang kreatif.
  •     Indra. Anda mengalami lingkungan dengan bantuan kelima indra: penglihatan, sentuhan, penciuman, pendengaran, dan pencicip, semuanya adalah pemicu yang kuat terhadap ingatan. Pernahkah Anda mencium wangi parfum orang yang lewat dan tiba-tiba teringat seseorang yang mengenakan wangi yang sama? Melibatkan indra ketika Anda mengingat sesuatu akan membantu Anda menciptakan ingatan tiga dimensi dari apa yang ingin Anda simpan dalam ingatan.
  •     Warna. Cobalah menambah warna pada apa pun yang ingin Anda ingat. Bebaskan akal Anda dari metoda pencatatan tradisional yang hitam-putih dan gunakan imajinasi Anda! Gunakan warna-warna yang cerah untuk membantu melibatkan imajinasi.
  •     Irama. Gerak dan irama juga merupakan alat yang kuat dari imajinasi karena mereka membantu menciptakan gambar mental yang lebih riil dari apa yang ingin Anda pelajari.
  •     Pemikiran positif. Pada umumnya akan lebih mudah mengingat informasi yang dipikirkan secara positif dan yang Anda sukai dibandingkan informasi yang tidak menarik bagi Anda atau dipikirkan secara negatif. Ketimbang memerintahkan diri untuk tidak melupakan sesuatu, sebaiknya katakan pada diri bahwa Anda harus mengingatnya. Jika Anda memulai dengan kekhawatiran bahwa Anda akan melupakannya, maka kemungkinan besar hal ini akan terjadi.
  •     Peta pikiran (mind map). Tentu saja peta pikiran adalah cara yang mudah untuk membangkitkan imajinasi dan membantu Anda mengingat. Ini karena peta pikiran melibatkan sisi kanan otak secara alami melalui penggunaan warna dan gambar.
  •     Gambar. Gambar berperan besar dalam ingatan Anda, ini terucap dalam perkataan “sebuah gambar mengandung seribu makna”. Peta pikiran bukan hanya sebuah gambar tetapi gambar yang mengandung gambar-gambar. (lihat Buku Pintar Mind Map, Tony Buzan).

Mari kita membayangkan para siswa belajar dengan senyuman. Mereka belajar dengan penuh gairah, senang, dan gembira. Mereka menanti-nantikan kita masuk kelas dengan sekebat imajinasi. Mari berimajinasi bahwa Anda adalah guru masa depan, kreatif, energik, profesional, dan disenangi siswa. Di akhir tulisan ini, untuk ke sekian kalinya, saya berimajinasi suatu saat akan menjadi penulis dan guru yang kaya. Teruslah, ayo, teruslah bermain dengan imajinasi. Imajinasi lebih tinggi daripada ilmu pengetahuan apa pun. Imjinasi adalah mimpi. ’’Kekuatan impian, apabila kita kerjakan dengan kemauan keras, disertai percobaan yang terus-menerus, hasilnya akan sangat luar biasa. Bahkan, dapat menembus batas-batas kemampuan kita. Dan, impian akan berubah menjadi kenyataan. Percayalah!’’ demikian dikatakan Soichiro Honda, Founder Honda Motor Company.

’’Untuk membayangkan hal yang tak dapat dibayangkan, diperlukan imajinasi yang luar biasa,’’ kata Cynthia Ozick)***

 

 

 

 

Tinggalkan komentar

Filed under Artikel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s